70% Perceraian Karena Masalah Ekonomi

Posted by Unknown | Senin, 06 Oktober 2014 | Posted in ,

Jakarta -Tidak selalu keretakan ikatan dalam pasangan keluarga disebabkan oleh perselingkuhan, ada 70% perceraian di Indonesia bermula dari masalah ekonomi atau keuangan terutama keluarga muda. Sehingga keuangan dalam keluarga mendapatkan proporsi yang besar untuk dibicarakan ke pasangan kita agar tidak muncul masalah di kemudian hari.

Berikut tips agar masalah keuangan tidak menjadi bom waktu di dalam keluarga seperti dipaparkan Perencana Keuangan ZAP Finance Jayadin R Binaardi yang dikutip detikFinance dari situs resminya, Minggu (28/9/2014).

1. Keterbukaan
Keterbukaan secara keuangan adalah hal yang wajib dilakukan dalam sebuah keluarga, karena yang akan diwarisi oleh pasangan kita bukan saja kekayaan namun bisa juga mewarisi utang. Dengan keterbukaan keuangan, pasangan kita akan memahami dan menerima segala hal yang mungkin akan terjadi di masa depan tanpa merasa dibohongi.

2. Mempunyai Tujuan dan Perencanan Bersama
Diskusikan secara berkala setidaknya setiap tiga atau enam bulan sekali tentang tujuan-tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam keluarga, baik untuk jangka pendek (kurang dari satu tahun) maupun jangka panjang (lebih dari satu tahun). Urutkan tujuan-tujuan keuangan tersebut sesuai prioritas, mulai dari penting dan darurat hingga tidak penting dan tidak darurat.

Setelah membuat tujuan, langkah selanjutnya adalah membuat perencanaan keuangan keluarga. Dimulai dengan mengecek nilai bersih kekayaan, arus kas dan melunasi segera mungkin utang kartu kredit dan utang konsumtif. Setelah itu baru kita akan bicara bagaimana cara merealisasikan tujuan-tujuan keuangan yang telah disusun sebelumnya.

3. Membuat Anggaran Bersama
Setelah membuat tujuan dan perencanaan, langkah selanjutnya adalah membuat anggaran baru secara bersama-sama dengan memasukan aksi perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Anggaran ini akan menjadi petujuk teknis pemasukan dan pengeluaran tiap bulannya.

Dengan menyusun tujuan, perencanaan serta anggaran bersama akan membuat emosional keuangan keluarga meningkat, sehingga akan saling menjaga dan saling mengingatkan antar pasangan agar sesuai jalur perencanaan.

4. Evaluasi Bersama dan Konsultasikan
Lakukan evaluasi secara berkala, hal ini dimaksudkan jika tak sesuai dengan rencana dan anggaran maka segera lakukan koreksi dan dicarikan solusinya terbaik. Dan jika dirasakan tidak dapat mengelola keuangan keluarga sendiri maka kita dapat minta bantuan kepada ahli perencana keuangan independen yang terpercaya. (finance.detik.com)

Ingin Suami Cinta Setengah Mati

Posted by Unknown | Senin, 03 Juni 2013 | Posted in

Menjaga hubungan suami istri adalah keharusan agar kehidupan rumah tangga Anda tetap harmonis. Mau tahu caranya? Berikut adalah poin penting yang bisa membuat suami cinta setengah mati pada Anda:

1. Tiga kata manis saja

Apakah benar bahwa tindakan lebih berdampak besar daripada perkataan? Jangan ragu untuk berkata, "Aku cinta kamu" kepada suami Anda. Sampaikan seberapa sayang Anda padanya. Para peneliti menunjukkan bahwa pernyataan cinta dapat lebih merekatkan hubungan Anda berdua dan mengatasi masalah yang dihadapi dengan mudah.

2. "Please" dan "Terima Kasih"

Mungkin hal ini kedengaran aneh atau terlalu formal. Tapi memohon dan berterima kasih adalah cara yang sangat efektif untuk mendapatkan perhatian dari suami. Ia akan merasa lebih dihormati dan akan balik menghormati Anda.

3. Berhenti berharap

Jangan selalu mengharapkan suami untuk melakukan ini dan itu sesuai dengan harapan Anda, tanpa pernah memberitahunya. Lakukan saja apa yang seharusnya seorang istri lakukan untuk menjaga hubungan baik dengan suami. Dan, pada akhirnya suami Anda akan tahu apa yang harus dia lakukan sebagai gantinya.

4. Hindari komentar negatif

Ingat, membicarakan kisah cinta masa lalu dengan mantan pacar adalah hal buruk. Selain itu, jangan membicarakan hal negatif tentang orang tua atau kerabat suami. Kedua hal ini dapat merenggangkan keharmonisan hubungan Anda dengannya.

5. Sok jadi bos

Suami takut istri, istilah yang sering kita dengar apabila merujuk pada istri yang bertindak terlalu otoriter pada suaminya. Hindari sikap sok mengatur dalam rumah tangga. Akan sangat baik jika Anda berlaku layaknya seorang sahabat. Kesetaraan akan membuat hubungan menjadi lebih seimbang.

5 Perkataan Ayah Ini Selalu Benar

Posted by Unknown | | Posted in

Ternyata memang ada beberapa hal yang dikatakan ayah itu selalu benar. Jadi ingat saat jaman masih remaja, masih rebel dan inginnya membantah saja.

Dan kalau diingat lagi, sekarang rasanya menyesal mengapa saat itu Anda membantah. Memicu pertengkaran yang saat ini jadinya disesali. Well, ketimbang menyesalinya saja, mari kita jadikan pelajaran, hal apa saja yang sering kita bantah namun ternyata benar.

Dear ayah, artikel ini kami apresiasikan untukmu

Kata ayah dulu: "Hanya karena kamu punya uang, bukan berarti kamu harus menghabiskannya sekarang..."

Beberapa tahun lalu perkataan ini membuat Anda mengurung diri di kamar. Dan sebal karena dilarang ini itu. Padahal kan uang itu uang hasil tabungan Anda sendiri, jadi tak apa kan apabila Anda menghabiskannya?

Tetapi mengapa malah ayah jadi ikut-ikutan dan bikin mood Anda tak karuan? Toh barang yang dibeli juga akhirnya Anda pakai juga

SEKARANG...

Sekarang Anda tahu, bahwa saat memiliki uang memang tak harus dihabiskan saat itu juga. Karena tak hanya pengeluaran saja yang perlu dipikirkan, saving juga salah satu hal terpenting yang akan dibutuhkan dalam hidup. Selain mengatur apa-apa yang harus dibeli, Anda juga wajib menyisihkan sebagian penghasilan terlebih dahulu untuk bekal di masa depan.

Entah itu nanti dipakai sebagai biaya sekolah lagi, biaya pernikahan, biaya melahirkan, beli rumah, beli mobil, atau apapun itu nanti.

Kata ayah dulu: "Tidak ada pria yang cukup baik untukmu"

Begitu juga dalam memilih kekasih, kalau kata ayah dulu sih memang tak ada pria yang cukup baik untuk Anda. Bukan berarti Anda tak pantas bersanding dengan siapapun, namun pesan ini sebenarnya menyuruh Anda berhati-hati dalam memilih pria.

Jangan terlalu cepat puas dan memberikan semua harapan padanya, sampai akhirnya berulang kali pula Anda sakit hati. Kenali banyak pria dan jadikan mereka semua teman Anda, dengan demikian Anda bisa memilih dan mengetahui, mana pria yang memang terbaik di antaranya. Sekalipun mungkin memang tak ada yang sempurna...

SEKARANG...

Anda tahu benar, apa yang dikatakan ayah itu demi masa depan Anda. Jatuh cinta, patah hati adalah sebuah proses. Tetapi, ayah mana sih yang tega melihat anaknya selalu merasa sakit? Ayah adalah pria, dan ia tahu bagaimana sikap pria yang seharusnya menghormati dan mencintai anaknya. Untuk itulah ayah selalu ingin anaknya berhati-hati dalam melabuhkan hatinya.

Kata ayah dulu: "Kamu bisa kok memberikan yang lebih baik lagi"

Dulu Anda akan sedih dan menangis, dan merasa bahwa ayah telah tidak menghargai anaknya sendiri. Ini sudah usaha yang terbaik yang Anda berikan, kok rasanya ayah tidak pernah puas sih?

Alhasil, Anda selalu enggan bertemu dan ngobrol dengan ayah. Dan dengan sembunyi-sembunyi mengambil keputusan tanpa terlebih dahulu berbincang dan berdiskusi dengannya.

SEKARANG...

Bisa memberikan yang lebih baik lagi, itulah yang ayah percaya dari anaknya. Sekalipun sudah memberikan hal yang baik dengan segenap usaha, memang seharusnya seseorang tidak pernah puas. Ayah mengajarkan hidup untuk selalu punya passion. Untuk selalu mengejar apapun yang diinginkan dan tidak stuck di situ-situ saja.

Kata ayah dulu: "Jangan keburu bekerja dulu kalau sedang sekolah..."

Padahal kan Anda ingin membantu meringankan biaya sekolah. Dan lagi, dengan magang atau bekerja sambil sekolah bisa menambah pengetahuan kan?

Tetapi mengapa ayah selalu menentang? Dan memaksa untuk tetap fokus pada sekolah. Apa pikiran Anda itu salah dengan ingin membantu orang tua? Ahh...

SEKARANG...

Anda tahu kini apa maksud ayah. Membantu orang tua adalah dengan bersekolah dengan maksimal, serta cepat lulus untuk kemudian terjun di lapangan kerja. Mungkin magang memang asyik, selain dapat duit juga dapat pengalaman. Tetapi Anda akan kelelahan, kecapekan, secara fisik kesehatan akan menurun serta Anda kehilangan banyak waktu menikmati masa muda Anda. Alhasil, banyak hal yang justru dijalani tidak maksimal, bahkan mungkin molor dari waktu yang dijadwalkan.

Kata ayah dulu: "Jangan terlalu percaya pada teman, pilih yang memang terang-terangan menjelekkanmu di depan..."

Begitulah kata ayah dulu, dan hal itu membuat Anda serba salah. Berteman dengan si ini atau si itu selalu saja dimata-matai, selalu saja ayah ingin tahu, dan mengingatkan ini itu. Apa sih salah mereka? toh mereka hanya teman, dan kelihatannya mereka semua baik kok.

SEKARANG...

Anda tahu, bahwa sebenarnya teman yang baik bukanlah teman yang menusuk dari belakang. Teman yang terbaik adalah mereka yang berani berbicara keburukan Anda di depan, kemudian tetap merangkul Anda sebagai teman.

Terima kasih ayah, telah memberikan pelajaran hidup yang sangat berharga. Aku mencintaimu.

Redaksi

Posted by Unknown | Senin, 01 April 2013 | Posted in , , , , , , , , , , ,

TIM PENGELOLA WEBSITE
TUNJUNG TEJA NEWS
---------------------------------------------------------------
Penanggungjawab
........

Pimpinan Umum 
.......

Pemimpin Redaksi
 .......

Wakil Pemimpin Redaksi
.......

Keuangan
Mira

Sekretaris
Hazmah

Dewan Redaksi
........
........

Web Maintenance
Hamzatul

Humas
......

Reporter
#tekno : ..... #sastra : Lia Meilani #berita : ...... #kuliner : ....... #wisata ; .... #pendidikan : ..... #anak : ...... #gaya hidup : ..... #politik dan negara : ...... #keluarga : ..... #remaja : .... #kesehatan :....... #entertaiment : ....... #science : ..... #islam : .... #olah raga :.... #ekonomi dan bisnis : .... #Umum : Amir


Editor 
Mas Aha
..........


Alamat Redaksi
Jl. Tunjung Teja - Warunggunung Pertigaan
Kec. Tunjung Teja Kab. Serang Prop. Banten 42174
Phone : ........ fax :
E-mail : redaksi.tunjungtejanews@gmail.com

_________________
Bagi anda yang ingn bergabung, silakan tentukan pilihannya ingin dibidang yang mana. Khusus untuk divisi reporter, nanti ada pembagian masing-masing job (tapi masih dalam konfirmasi). Silakan kirim melalui email atau komentar langsung di bawah ini.

Bagi yang belum memiliki akun blog, kamu bisa mengunakan pilihan Anonymous di kotak pilihan.
Format > NAMA > EMAIL > NO HP> PILIHAN > MOTIVASI